Kamis, 18 Agustus 2016
Kamis, 11 Agustus 2016
Semangat gotong royong dan Nikmatnya kebersamaan
Memperbaiki rumah secara bergotong
royong, membersihkan irigasi dan jalan adalah budaya yang sudah ada
sejak dulu ada di tengah – tengah kehidupan masyarakat kita. Seiring
dengan bergesernya peradaban manusia, saat ini budaya itu sudah mulai
tergerus oleh budaya individualisme yang mulai masuk ke beberapa sendi
kehidupan masyarakat. Banyak hal yang lebih mudah dengan solusi
penyelesaian secara materi, mau memperbaiki rumah tinggal panggil saja
tukang, mau memperbaiki jalan, irigasi, tinggal menyuruh orang kemudian
kita memberi ongkos bayaran kepadanya. Meski di sebagian masyarakat
masih kental dengan budaya kerjasama dan gotong royong, tetapi ini
jumlahnya sudah sangat menurun. Pada hari minggu kami bersama – sama
warga kembali menggairahkan kegiatan kerja bakti yang cukup lama waktu
vacum, mungkin terakhir bulan Apa ya,,,???sudah lama sampai ga ingat
Kerja bakti kali ini kami pusatkan di
sekitar jalan, sebagai jalan tembus ke jalan raya dan pembersihan irigasi. Suasana canda, tawa,
obrolan sedapatnya mengiringi peluh dan keringat kami, tidak ada
sedikitpun tergambar wajah kelelahan mengingat hati kami yang riang.
Ada hal menarik yang kami anggap cukup berbeda pada kerja bakti kali
ini, kalau biasanya untuk mengobati rasa haus dan lapar, akan datang teh
hangat berdampingan dengan snack ringan yang disiapkan oleh ibu – ibu,
atau beli masing-masing
Minggu ini sangat istimewa, dengan
hidangan yang sangat istimewa, tepat jam 10. 45 WIB saat terik matahari
sudah naik, saat tenaga warga sudah mulai terkuras, datanglah ibu – ibu
dengan membawa paket makan siang yang sudah lama kami rindukan. Dengan beralaskan daun pisang, kami duduk bersama, sebuah suasana
yang luar biasa, suasana yang jarang sekali kami temukan, makan dengan
lauk khas kampung, menambah selera makan kami semua tinggi. Lahap kami
menikmati semua sajian, tak sedikitpun ada yang terlewat, di tengah
keringat kami yang terus mengalir, badan kami yang sedikit kotor, ada
nikmat yang tidak bisa di hargai dengan apapun, susana yang lama hilang
telah muncul kembali, suasana yang barangkali anak dan cucu kami belum
tentu akan mendapatkan dan merasakan dijamannya kelak. Kampung kami
masih dengan selera lama, tetapi tetap menatap kedepan, karena kita
tidak mungkin menolak kemajuan jaman, pegangan kami nyata, kebersamaan
adalah jawaban untuk menghadapi tantangan jaman.
Kerja Bakti
Semangat 45...kerja bakti tanpa kenal lelah
Betonisasi jalan dikampung cikalong rt.03-04 desa tanjungsari
bantuan dari PNPM/BKM PWD TANJUNGSARI
Betonisasi jalan dikampung cikalong rt.03-04 desa tanjungsari
bantuan dari PNPM/BKM PWD TANJUNGSARI
Rabu, 17 Februari 2016
Langganan:
Komentar (Atom)














